Ini dia 5 Bahaya Jarang Membersihkan AC Mobil

Ini dia 5 Bahaya Jarang Membersihkan AC Mobil

Mobil merupakan moda transportasi yang banyak digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Sama hal nya dengan sepeda motor, mobil juga membutuhkan perawatan agar penggunanya bisa tetap nyaman. Salah satu yang tidak boleh diabaikan adalah perawatan kebersihan AC mobil. 

Membersihkan AC mobil secara berkala efektif untuk menjaga kesehatan pernafasan, mempertahankan udara dingin yang optimal, serta mencegah terjadinya kerusakan komponen vital. Sayangnya banyak yang mengabaikan perawatan ini. Padahal, banyak bahaya jarang membersihkan AC mobil yang siap mengintai. 

Bahaya Jarang Membersihkan AC Mobil

Jarang membersihkan AC mobil akan memicu penumpukan debu, serta pertumbuhan bakteri dan jamur di filter dan evaporator. Jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan kualitas udara dalam mobil kian memburuk, kinerja AC menurun, serta menyebabkan kerusakan berbagai komponen penting dalam sistem pendingin.  Selain itu, akan muncul beberapa bahaya lain yang mengintai kesehatan. Lebih jelasnya, berikut beberapa bahaya jarang membersihkan AC mobil: 

1. Membuat AC Lebih Mudah dan Lebih Cepat Rusak

Semakin jarang Anda membersihkan AC mobil, maka semakin cepat pula AC mobil Anda rusak. Debu yang menumpuk akan menyumbat sirkulasi udara pada filter AC yang mengakibatkan kinerja mesin semakin terbebani. Jika terus diabaikan, lambat laun akan memicu korosi yang membuat sistem pendingin AC bocor. Akhirnya, Anda harus mengeluarkan budget berlebih untuk perbaikan berbagai komponen dalam sistem pendingin.  

2. Dapat Menimbulkan Penyakit Legionnaries

Bahaya selanjutnya yang mengintai saat Anda jarang membersihkan AC mobil atau penyakit legionnaries. Penyakit ini belum banyak diketahui sehingga banyak pengguna mobil yang tidak menyadarinya. Penyakit legionnaries adalah penyakit yang disebabkan bakteri bernama Legionella Pneumophila. Bakteri menyebabkan infeksi parah pada paru-paru. Penyakit ini tidak menular antar manusia, namun bisa terjadi saat seseorang menghirup kabut atau uap air yang terkontaminasi bakteri tersebut. Gejala Legionnaries mirip seperti pneumonia berat yaitu demam tinggi, batuk, sesak nafas, menggigil, nyeri otot, hingga gangguan pada saluran pencernaan. Yang lebih berbahaya, penyakit ini jika dibiarkan terus menerus bisa memicu terjadinya komplikasi. 

Untuk meminimalisir penyakit legionnaries, disarankan untuk kerap membersihkan AC mobil. Dengan secara berkala membersihkan AC mobil, maka kemungkinan untuk terhindar dari penyakit ini jauh lebih tinggi. 

3. Dapat Menimbulkan Sick Building Syndrome

Jarang membersihkan AC mobil juga memungkinkan Anda terkena sick building syndrome. Sick building syndrome merupakan kondisi dimana seseorang mengalami berbagai gangguan kesehatan di sebuah tempat (ruang atau gedung) tanpa sebab klinis yang jelas. Biasanya sindrom ini akan mereda atau menghilang setelah Anda keluar dari tempat tersebut. 

Sindrom ini terjadi akibat kualitas udara dalam ruangan yang buruk. Biasanya dipicu oleh kombinasi dari beberapa faktor seperti minimnya sirkulasi udara, paparan polutan dan biologi, serta suhu dan kelembaban yang tidak ideal. 

Dalam kabin mobil, sindrom ini dipercaya muncul saat jamur mikroorganisme menumpuk pada saluran sistem pendingin. Sirkulasi udara yang buruk dan telah terkontaminasi dengan berbagai mikroorganisme menyebabkan munculnya sindrom ini. Mereka yang terkena sick building syndrome biasanya akan mengalami gejala seperti pusing, mual, iritasi bagian kulit, iritasi mata atau tenggorokan, sakit kepala, hingga sesak nafas saat berada dalam suatu ruangan. Namun sebagaimana disebutkan diatas, gejala ini akan berkurang atau menghilang setelah keluar dari ruangan tersebut.  

4. Dapat Mengganggu pada Sistem Pernapasan

Bahaya jarang membersihkan AC mobil selanjutnya adalah terganggunya saluran pernafasan. Pembersihan AC mobil yang kurang maksimal, tidak rutin, atau malah sama sekali tidak dibersihkan akan membuat filter AC menjadi sarang dari berbagai macam debu dan kotoran.

Saat hal ini dibiarkan terus menerus, bakteri dan kotoran akan bercampur udara hingga akhirnya terhirup dan masuk dalam saluran pernapasan manusia tanpa sengaja. Gangguan pernafasan yang sering terjadi akibat hal ini adalah alergi dan infeksi. 

Hal ini akan semakin parah jika ada seorang pengguna yang memiliki penyakit asma. Udara yang telah terkontaminasi debu, bakteri, dan jamur akan bertindak sebagai salah satu faktor yang memicu dan memperburuk penyakit asma. 

5. Bisa Meningkatkan Tingkat Kelembapan pada Ruangan

Salah satu fungsi AC mobil adalah menjaga kelembaban udara di sekitar kabin. Jika AC dalam keadaan kotor, kelembaban ruangan dalam kabin sudah pasti tidak terkontrol dan kemungkinan tumbuhnya jamur dan bakteri juga semakin tinggi. 

Semakin banyak mikroorganisme yang tumbuh dalam kabin mobil akan berdampak pada kesehatan dan kenyamanan pengguna mobil. Mulai dari munculnya bau apek atau asam yang membuat mual dan pusing, hingga bahaya yang memicu gangguan pernafasan dan gangguan alergi.

Tidak hanya itu, meningkatnya kelembaban dalam kabin mobil juga membuat gangguan visibilitas karena kaca mobil bagian dalam jadi lebih mudah berembun. Hal ini tentu sangat mengganggu, apalagi saat cuaca sedang hujan. 

Kelembaban yang terlalu tinggi dalam kabin mobil juga bisa memicu korosi pada panel indikator yang berpotensi merusak komponen kelistrikan yang sensitif. 

Ada Kendala di AC Mobil Anda? Yuk Hubungi Candi Motor Sekarang!

Jarang membersihkan AC mobil akan membawa dampak buruk tak hanya bagi kesehatan pengguna, namun juga kesehatan mobil Anda. Oleh sebab selalu rawat dan bersihkan AC mobil Anda untuk menghindari berbagai bahaya diatas. Jika kesulitan membersihkanya secara mandiri, Anda bisa datang langsung ke Candi Motor Mandiri di Jalan. Dr. M. Isa no. 136GH Kelurahan Dukuh Ilir Timur 2 Palembang. Atau bisa langsung hubungi Candi Motor Mandiri di nomor berikut 0711- 5625027 atau WhatsApp 0821-8435-7772.

Jangan tunggu sampai AC mobil Anda bermasalah, segera lakukan perawatan di Candi Motor Mandiri sekarang juga!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top